TOT PENDIDIKAN PEMILIH PEMILU DAN PEMILUKADA DI KABUPATEN KLATEN

Pagi itu bertepatan dengan hari Selasa, 26 Juni 2012, Hotel Galuh yang berlokasi di Jl. Manisrenggo, Prambanan tampak ramai. Para guru yang membidangi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dari SMA dan SMK se Kabupaten Klaten mengikuti kegiatan Training of Trainers (TOT) yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Klaten mengatakan bahwa Kegiatan Training of trainers Pendidikan Pemilih Pemilu dan Pemilukada ini, dimaksudkan untuk membentuk opinion leaders, yang diharapkan mampu menyampaikan informasi memberikan pendidikan secara berjenjang, kepada para siswa khususnya juga kepada masyarakat umumnya, yang muaranya bisa meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses demokratisasi, melalui penyelenggaraan pemilu dan pemilukada. Sehingga kesuksesan pemilu dan pemilukada akan lebih bermakna dan berkualitas sesuai dengan cita-cita reformasi di negeri ini.

Sosialisasi bagi pemilih pemula bisa dilakukan secara efektif bila dilakukan oleh guru di sekolah utamanya guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), selain menambah wawasan, pengetahuan dan pemahaman pendidikan demokrasi kepemiluan bagi siswa, juga membangun persepsi dan kesadaran peserta tentang hak dan kewajiban politiknya sebagai warga negara.

Dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, yang saat itu dihadiri oleh Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Muzayin, dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah sepantasnya kalau guru terutama yang mengajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memberikan materi pendidikan politik kepada para siswa, maka materi dan informasi dari KPU sangat mendukung dalam proses belajar mengajar, agar para siswa bisa lebih paham terhadap dinamika politik, dan mampu memberikan pilihan secara rasional, obyektif, kritis, dan penuh tanggung jawab. Pelatihan yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis khususnya bagi para tenaga pendidik/guru dalam membangun kesadaran politik para pemilih pemula khususnya siswa SMA dan SMK sehingga dapat berperan dan ikut berpatisipasi menyalurkan aspirasi politiknya.

Ketidaktahuan pemilih pemula dalam soal politik praktis terkadang tidak berpikir rasional dan lebih memikirkan jangka pendek, oleh sebab itu, perlu bimbingan dan arahan yang baik mengingat para pemillih pemula sangat rentan diiming-imingi dengan janji-janji apalagi materi.

Dalam acara pembukaan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MoU tentang Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada, antara KPU Kabupaten Klaten dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten.

Sebanyak 59 guru guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) tingkat SMA, dan SMK dan 11 orang staf sekretariat KPU Kabupaten Klaten, selama sehari penuh mengikuti kegiatan Training Of Trainers (TOT) yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terutama pemilih pemula. Dalam acara ini, terungkap beberapa faktor yang mempengaruhi menurunnya partisipasi pemilih untuk menyampaikan hak pilihnya dalam pemilu maupun pemilukada adalah perilaku politisi partai politik yang tersandung kasus korupsi, juga munculnya konflik yang terjadi antar partai politik. Hal penting yang ditekankan adalah bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dalam nmenggunakan hak pilihnya diTPS.

telah dibaca sebanyak 986 kali

Bagikan: