MENYONGSONG 1 TAHUN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 KPU KABUPATEN KLATEN

Dalam rangka menyongsong Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2015 serta menindak lanjuti instruksi dari KPU RI Nomor 115/PP.08-SD/06/KPU/II/2018, KPU Kabupaten Klaten akan mengadakan Pagelaran Seni Budaya Tradisional Klaten yang membawa serta memberi pesan-pesan kepemiluan, kebhinekaan, persatuan dan lain sebagainya tersebut dalam satu acara pagelaran dengan judul “Wani Milih Wani Nagih”.

Kegiatan Pagelaran Seni Budaya Menyongsong 1 (satu) Tahun Pemilu Serentak Tahun 2019, merupakan kegiatan “awal” pada pelaksanaan Pemilihan UmumTahun 2019, meskipun serangkaian kegiatan internal (KPU) sudah dilaksanakan.

Pemilihan acara dengan melibatkan pertunjukan/pagelaran kesenian masih menjadi sarana ampuh untuk menyampaikan pesan-pesan ke Indonesiaan, kegotongroyongan, Persatuan termasuk pesan-pesan pendidikan politik bagi warga masyarakat. Hal ini dikarenakan kesenian merupakan menjadi daya Tarik masa yang luar biasa serta mampu menyampaikan pesan sekaligus memberikan kesan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan upayamenyebarkan informasi kepemiluan–terutama penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019, serta menumbuhkan kesadaran berdemokrasi agar perkembangan tahapan Pemilu dapat diketahui, diikuti dan dipahami secara berkesinambungan oleh masyarakat, sehingga terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu secara kualitatif dan/atau kuantitatif.

Adapun Pagelaran Seni Budaya ini akan dilaksanakan padaSabtu, 21 April 2018, mulai 13.00 – 16.00 WIB di Halaman Monumen Joeang 45 Klaten, dan acara ini juga terbuka untuk umum, sehingga seluruh masyarakat ikut menyaksikan serta menjadi bagian dari pagelaran tersebut.

Dalam kegiatan ini KPU Kabupaten Klaten melibatkan ratusan pelaku seni dari puluhan kelompok/komunitas kesenian dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Klaten, diantaranya:

  1. Karawitan Panji Tani (Jatinom);
  2. Karawitan Kandang Udan (Jatinom);
  3. Srunthul dan Seni Ongkek / Alat Tenun Bukan Mesin (Kebonarum);
  4. Seni Gejug Lesung Sanggar Kebangsaan (Trucuk);
  5. Sanggar Tari Rojolele (Delanggu);
  6. Sanggar anak tani (Trucuk);
  7. Sanggar Sayuk Rukun (Jatinom);
  8. Paduan Suara Gereja Kristen Jawa Ketandan (Klaten Utara);
  9. Paduan Suara Orang Muda Katholik (Wedi)
  10. Wayang Klarah/Wayang Sampah Omah Pohon (Klaten Selatan);
  11. Seni Perkusi Sanggar Lare Menthes (Gantiwarno);
  12. Seni Perkusi Laz-Kla (Lazuardi Klaten);
  13. Gedruk Merapi (Tari khas Klaten) dari Paguyuban Lintas Merapi (Kemalang);
  14. Ganjur Hindu (Kemalang);
  15. Kang Djafar (Pelukis);
  16. Mbah Bimo – Pejantur (Pelaku dan pegiat seni);
  17. Tari Nok Eva and Friend (Bayat);
  18. Sanggar Janmo Luhur Klaten;
  19. UKM Seni Budaya Univwrsitas Widya Dharma Klaten;
  20. Group rebana dari GP Ansor (Ceper – Klaten), dan pelaku seni lainnya.

Siti Farida, selaku Ketua KPU Kabupaten Klaten menjelaskan bahwa melalui even ini, KPU memberikan ”signal” bahwa kami – jajaran penyelenggara di Klaten siap untuk menyelenggarakan dan mensukseskan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019, meskipun saat ini kami juga sedang menyelenggarakan tahapan-tahapan penting menuju Pilbug Jateng pada 27 Juni 2018.

Dalam kesempatan lain, Divisi Sosialisasi dan partisipasi masyarakat KPU Kabupaten Klaten, menyampaikan bahwa lewat pagelaran ini selain menjadi sarana Sosialisasi juga membawa pesan-pesan ke gotongroyongan, bersatu dalam perbedaan serta bersama dalam keberagaman untuk membangun Bangsa dan Klaten pada khususnya. Hal ini kami cerminkan dari banyaknya ragam dan latar belakang kesenian yang akan terlibat dalam pagelaran nanti.

telah dibaca sebanyak 58 kali

Bagikan: