Makin Serius, di RDP DPR KPU Usul Gunakan E-Rekap

BERITA KPU RI : Makin Serius, di RDP DPR KPU Usul Gunakan E-Rekap

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) makin serius untuk menggunakan rekapitulasi berbasis elektronik (E-Rekap) pada pemilu maupun pemilihan mendatang.

Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR, Kamis (26/9/2019) dengan  agenda evaluasi Pemilu 2019, Ketua KPU RI Arief Budiman kembali mengutarakan keinginan lembaganya agar E-Rekap bisa menjadi proses yang sah dan hasilnya bisa diakui. “Usulannya adalah dilakukan E-Rekap. Jadi elektronik rekapitulasi itu kemudian dapat diakui dan ditetapkan sebagai hasil pemilu yang sah secara nasional,” ujar Arief yang hadir didampingi Anggota KPU RI Wahyu Setiawan, Ilham Saputra, Viryan, Evi Novida Ginting Manik serta Hasyim Asy’ari.

Menurut pria asal Jawa Timur itu, rekapitulasi berbasis elektronik akan mempercepat proses rekapitulasi suara yang selama ini dilakukan secara manual, yang dampaknya juga baik untuk masyarakat. “Kalau kita mengacu pada apa yang pernah dilakukan pada saat kita melakukan rekap dengan data dengan teknologi informasi itu dalam waktu dua hari atau 2×24 jam, itu hasil sudah bisa diketahui. Itu dengan kondisi td ya. Tp kalau kondisi yg seperti di Papua, Kalimantan, menyesuaikan. Tapi ini mempercepat proses penetapan pemilu secara nasional,” kata Arief.
Di paparannya yang lain, Arief juga menyampaikan usulan lembaganya agar Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) bisa diatur dalam UU. Selain mempermudah kerja pendataan jutaan anggota partai politik dibanding cara manual, Sipol menurut dia juga mendorong supaya partai politik lebih profesional. “Sehingga ketika kita ingin pemilu lagi tinggal mengundang,” tutur Arief.
Berita selengkapnya, klik [disini]

telah dibaca sebanyak 3 kali

Bagikan: